jawara academy, cara belajar efektif, cara belajar mudah, cara agar
jadi juara kelas, tips ujian nasional, tips anak bodoh jadi pintarBanyak orang yang keputusan dan tindakan-tindakannya dikendalikan emosi. Padahal jika kita mau memberikan waktu sebentar saja untuk berpikir secara jernih, hasil tindakan dan keputusannya akan jauh lebih baik. Begitu juga halnya dengan belajar, banyak anak yang belajar tapi emosinya masih berperan sangat dominan. Kalau emosinya baik sih, oke oke aja. Yang kita ingin waspadai anak salah dalam menyusun strategi belajarnya dan yang di dapat hanyalah capek.
Oke..., lalu bagaimana langkah awal menyusun strategi belajar ini? Sekarang kita harus menyiapkan diri kita sebagai penyalur ilmu untuk anak kita. Ini sebenarnya adalah materi untuk orang dewasa, namun bisa kita manfaatkan untuk kemajuan prestasi anak-anak kita. Langkah pertama adalah menentukan masalah belajarnya terlebih dahulu, selidiki secara detail apa yang sebenarnya di rasa sulit oleh anak kita, kalau perlu tanyakan ke gurunya sekolah juga. Setelah mengetahui masalah belajarnya. Saatnya kita jernihkan pikiran kita dulu, kita netralkan pikiran dan asumsi kita.
Setelah itu, kita lanjutkan dengan membayangkan ada 6 topi pesulap yang tinggi menjulang ke atas yang warnanya masing-masing berbeda. Ada topi yang berwarna putih, merah, hitam, kuning, hijau dan biru. Ini adalah sebuah sarngan berpikir, yang menurut saya ampuh untuk mendapatkan solusi untuk tindakan kita selanjutnya, dalam hal ini tindakan belajar anak kita agar tidak terlalu di dominasi oleh emosi anak kita. Topi berpikir Edward De Bono saya istilahnya. Referensi lain dapatdilihat di google, atau kalau ingin belajar khusus tentang topi berpikir ini,silahkan undang lawsuit dari Dr.Edward DeBono.
jawara academy, belajar cara belajar, cara belajar membaca, konsultasi psikologi, cara belajar paling efetktifSaat ketemu masalah utama belajar anak sebaiknya kita menggunakan 6 topi berpikir ini. terserah anda boleh pakai yang mana terlebih dahulu. Yang terpenting anda sudah menyaring masalah belajar yang dihadapi dengan keenam topi berpikir ini. Pilih salah satu yang anda prioritaskan, saat ini. Berikut fungsi masing masing topi berpikir, oya...saat menerapkan topi berpikir ini, bayangkan dan lakukan seolah-olah anda seperti sedang memakai topi yang sebenarnya.
Yang di bawah ini adalah kegunaan masing -masing topi berpikir tersebut :
1. TOPI PUTIH (Berpikir Informatif) Mencerminkan Fakta
Informasi apa yang sudah Anda ketahui tentang kegiatan ini?
Informasi apa yang belum Anda ketahui tentang kegiatan ini?
Bagaimana Anda memperoleh informasi tentang kegiatan ini?
2. TOPI MERAH (Berpikir Emotif) Menyatakan perasaan, intuisi, firasat
Bagaimana perasaan Anda tentang kegiatan ini?
3. TOPI HITAM (Berpikir negatif) Menyatakan pandangan negatif (kelemahan, hambatan dan konsekuensinya)
Apakah kelemahan-kelemahan kegiatan ini?
Apakah hambatan-hambatan kegiatan ini?
Apakah akibat yang ditanggung dari kegiatan ini?
4. TOPI KUNING (Berpikir Optimis) Mencerminkan Fakta
Bermanfaatkah kegiatan ini?
Apa yang bagus dari kegiatan ini?
Kegiatan ini membantu saya dalam hal apa?
Adakah perubahan cara berikipir yang posiitif?
5. TOPI HIJAU (Berpikir Kreatif)
Bagaimana kita dapat menemukan solusi baru dan keuntungan-keuntungan baru?
Bagaimana kita dapat menyempurnakan, menggabungkan, memaksimalkan/ mengurangi gagasan lama menjadi suatu kemungkinan baru?
Apa yang belum pernah terpikirkan yang mungkin mempunyai dampak positif ?
6. TOPI BIRU (Berpikir tentang cara/ proses berpikir)
Proses apa yang seharusnya dilakukan untuk mengkaji kegiatan ini??
Bagaimana melaksanakan proses ini?
Apakah setiap orang puas dengan proses ini?
Ada sebuah peribahasa modern, "tidak ada jendral galau yang memenangkan pertempuran", hehehe....
081231158998, jawara academy, cara belajar efektif, cara belajar mudah, cara agar jadi juara kelas, tips ujian nasionalJadi saat anak kita, atau kita sendiri punya masalah dan ingin bertindak, ada baiknya menggunakan saringan berpikir ini terlebih dahulu. Pasti bermanfaat deh. Saya harap ini benar-benar dipraktekkan karena seperti yang selalu saya sampaikan di seminar dan pelatihan, ILMU YANG PALING AMPUH ADALAH PRAKTEK ! Bukan sekedar bicara dan berdebat. Just DO IT. Semoga bermanfaat.
Selamat praktek ya....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar